Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pembuatan Baja Dari Besi Kasar dengan Proses Dapur Listrik ( Electric Arc Furnace)

Dapur listrik adalah dapur peleburan baja campuran yang menggunakan busur listrik sebagai media peleburnya, kira kira akan seperti proses las lsitrik, dapur listrik ini digunakan untuk pembuatan baja yang tahan terhadap suhu tinggi. Contoh pabrik yang menerapkan EAF adalah krakatau steel.

Dapur ini mempunyai keuntungan-keuntungan sebagai berikut :

· Jumlah panas yang diperlukan dapat dapat diatur sebaik-baiknya.

· Pengaruh zat asam praktis tidak ada.

· Susunan besi tidak dipengaruhi oleh aliran listrik.

Sedangkan kekurangannya adalah harga listrik yang mahal, sehingga biaya produksi lebih besar dengan harga pasar. 
Dapur listrik dibagi menjadi dua kelompok yaitu dapur listrik busur cahaya dan dapur listrik induksi.

a. Dapur Busur Cahaya (Electric Arc Furnace)

Dapur ini berdasarkan prinsip panas yang memancar dari busur api, dapur ini juga dikenal dengan sebutan dapur busur nyala api. Dapur ini merupakan suatu tungku yang bagian atasnya digantungkan dua batang arang sebagai elektroda pada arus bolak-balik atau dengan tiga buah elektroda arang yang dialirkan arus putar.

Misalnya pada dapur Stassano busur api terjadi antara tiga ujung elektroda arang yang berada di atas baja yang dilebur melalui ujung elektroda itu dengan arus putar. Pada dapur Girod, arus bolak balik mengalir melalui satu elektroda yang membentuk busur api di antara kutub dan baja cair selanjutnya dikeluarkan melalui enam buah elektroda baja yang didinginkan dengan air ke dasar tungku.

Pada dapur Heroult menggunakan dua elektroda arang dengan arus bolakbalik dan dapat juga menggunakan tiga buah elektroda pada arus putar. Arus listrik membentuk busur nyala dari elektroda kepada cairan dan kembali dari cairan ke elektroda lainnya.


b. Dapur Induksi

Dapur induksi ini prinsip kerjanya seperti oven yang memanaskan baja didalamnya, dapur induksi sendiri dapat dibedakan atas dapur induksi frekuensi rendah dan dapur induksi frekuensi tinggi.Pada dapur induksi dibangkitkan suatu arus induksi dalam cairan baja sehingga menimbulkan panas dalam cairan baja itu sendiri sedangkan dinding dapurnya hanya menerima pengaruh listrik yang kecil saja.

Dapur Induksi Frekuensi Rendah

Pada dapur induksi frekuensi rendah ini bekerja menurut prinsip transformator. Dapur ini berupa saluran keliling teras dari baja yang beserta isinya dipandang sebagai gulungan sekunder transformator yang dihubungkan singkat, akibat hubungan singkat tersebut di dalam dapur mengalir suatu aliran listrik yang besar dan membangkitkan panas yang tinggi. Akibatnya isi dapur mencair dan campuran-campuran tambahandioksidasikan.

Dapur Induksi Frekuensi Tinggi

Dapur ini terdiri atas suatu kuali yang diberi kumparan besar di sekelilingnya. Apabila dalam kumparan dialirkan arus bolak-balik maka terjadilah arus putar didalam isi dapur. 
Arus ini merupakan aliran listrik hubungan singkat dan panas yang dibangkitkan sangat tinggi sehingga mencairkan isi dapur dan campuran tambahan yang lain serta mengkoksidasikannya. 

Hasil akhir dari dapur listrik disebut baja elektro yang bermutu sangat baik untuk digunakan sebagai alat perkakas misalnya pahat, alat tumbuk dan lain-lainnya.

Penutup

Demikianlan penjelasan mengenai proses pembuatan besi/baja menggunakan proses dapur listrik. Apabila ada yang ingi di tambahkan dan kurang tepat silahkan tulis di komen… 
Terimakasih, salam…

Post a Comment for "Pembuatan Baja Dari Besi Kasar dengan Proses Dapur Listrik ( Electric Arc Furnace) "