Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengalaman Kerja di Glints (Nongsa Digital Park)



Hi, Kali ini Saya ingin membagikan pengalaman saat bekerja di Glints, untuk kalian yang belum tau dan belum jelas mengenai apasih Glints ini, saya akan ulas sedikit..

Jadi glints ini sebuah platform untuk mencari kerja dan juga sekaligus talent hunt. 

Di Glints kalian bisa melakukan dua hal, yang pertama adalah mendaftarkan diri sebagai jobseeker dan mulai mencari dan melamar kerja di website mereka. 

Yang kedua, kita juga bisa mendapatkan full fasilitas vip sebagai top talent dari mereka untuk di jembatani mencari kerja, jadi mereka yang menawarkan pekerjaan untuk kita. 
Tapi saya buat disclaimer untuk topik ini, saya tidak sedang promosi namun sekedar membagikan pengalaman untuk kalian yang ingin tahu gambaran bekerja disini. 

Lanjut sharing mengenai pengalaman kerja di Glints yang officenya di Nongsa Digital Park Batam. 

Sebelum kerja di sini saya kerja di jakarta di salah satu perusahaan swasta.

Dan awalnya malah bukan saya yang melamar kerja di Glints, namun karena salah satu Talent Hunt mereka yang menghubungi saya lewat LinkedIn menawarkan lowongan kerja untuk perusahaan manufaktur di Singapore dengan cara Remote Working, yang artinya saya harus stay di office park Nongsa Digital Park.

Proses Seleksi

Pada proses seleksi ini cukup normal ya, seperti melamar kerja ketempat lain, yaitu seleksi cv yang di lanjutkan dengan interview. Interview ini pertama akan dilakukan oleh pihak Hr Glints sendiri. Kebetulan saya dapat Hr yang bener-bener banyak membantu.

Mulai dari review CV sampai bagaimana saya harus menjawab ketika wawancara nantinya, sebenernya kalian juga bisa mendapatkan hal itu kalau kalian meminta kok. Karena saya merasa perlu bimbingan jadi ya sampe beberapakali melakukan interview practice.

Dari feed back itulah saya memperbaiki CV dan berlatih bagaimana menghadapi interview. Prosesnya cukup lama sekitar 20 hari setelah Cv saya di submit ke perusahaan Singapore tersebut. 

Namun memang benar kalau kita sungguh-sungguh jalan pasti terbuka. Singkat cerita saya berkesempatan untuk Interview langsung oleh perusahaan Singapore tersebut pada hari raya Idul Fitri bulan Mei 2020. Semua proses saya jalani secara Online.

Saya di interview langsung oleh bule Australia guys, ya walaupun bahasa inggris belepotan mah pede aja yang penting kita punya skill, yang beda kan cuma bahasa. Oh iya!, saya di terima dihari yang sama setelah interview. 

Semua berjalan lancar, sampai saya mulai bekerja 30 hari kemudian, walaupun capek karna harus pindahan dari jakarta ke Batam namun semua kebayar kok.

Sebagai informasi, kalau tidak sedang pandemi Covid ini, kita akan rutin meeting di kantor pusat minimal 1 bulan sekali di Singapore lho, semua di cover mulai dari ongkos, hotel, makan. Semuanya di cover...

Kembali ke topik, saya ingin mendiskripsikan pengalaman ini menjadi dua bagian yaitu Kehidupan saat jam kerja dan kehidupan diluar jam kerja.

Kehidupan Saat Jam Kerja

Sudah saya bahas di awal, kalau kita bakal kerja di Nongsa Digital Park, kalian bisa browsing kalau mau tau lebih banyak, namun saya akan bagikan sedikit di bawah ini.

Nongsa Digital Park sendiri adalah Office Park yang berkonsep seperti kantor Google yang menerapkan konsep Work Space. Di sini kalian akan ketemu anak-anak muda usia 23 - 35 tahun yang bekerja untuk perusahaan asing, seperti Singapore, Australia bahkan UK.

Rata-rata yang bekerja disini itu programmer, desain grafis ataupun bidang Engineering lainnya.



Foto di atas salah satu open work space ya, namun ada juga yang private work space di sediakan.



Setelah sampai di NDP nanti kalian akan di pandu untuk hari pertama oleh account manager kalian, biasanya kemudian akan lanjut perkenalan ke perusahaan kalian masing-masing setelah setting account dan registrasi beres.

Semua orang ramah-ramah dan cukup menyenangkan, kebutuhan dan informasi akan mudah kalian dapatkan dengan mudah karena semua tim sangat welcome. Setiap bulan akan ada event yang di adakan oleh Glints untuk merangkul semua Talentnya.

Kalian pasti bertanya mengenai hal ini nggak si?..

  • Akses ke kantor - Paling enak naik motor, karna ada bus trans batam tapi belum tentu kalian akan tinggal di rute yang dilalui oleh bus trans batam. Kalian bisa sewa perbulan untuk motor ratenya sekitar 500ribuan.
  • Jam kerja - di sini sama yaitu mulai pukul 8AM - 5PM, namun cenderung lebih fleksibel karena bekerja disini yang di tuntut adalah progress bukan atensi. Sabtu dan Minggu libur dong.
  • Seragam - kalian tidak perlu berseragam untuk bekerja, pakaian kalian bebas, bahkan hampir semua pekerja disni menggunakan kaos oblong. Asal nggak pake bokser aja si.
  • Makan - Kalau makan disini ada kantin, catering yang murah meriah, jauh di banding jakarta. Oh ya, bagi kalian yang suka bawa masakan sendiri disini itu komplit ada kulkas, microwave, grinder coffer, Officenya millenials banget lah.


Kira-kira begitulah kehidupan selama jam kerja, semuanya serba fleksibel dan modern, namun hasil tetap nomer satu.

Kehidupan Diluar Jam Kerja

Kehidupan diluar jam kerja ini sebetulnya akan kembali ke masing masing pribadi kok, karena bisa dikatakan kembali ke selera ya kan.. Kerena ini yang akan kita bahas adalah kehidupan diluar jam kerja maka pengalaman ketika tinggal di Batam yang akan saya sorot.


Bebas Macet

Kalau kalian dari Jakarta yang biasa menghadapi crowdid dan kemacetan setiap hari, pasti di sini kalian akan suka, ya termasuk saya, jujur saya menyukai kota ini, tidak terlalu ramai, juga tidak terlalu sepi. Jalan kemana-mana bebas macet, dan jadi relatif dekat aja rasanya.

Banyak Tempat Wisata

Ini yang paling penting si, sebagai mantan anak jakarte, saya nggk kehilangan nuansa kota yang serba ada, namun ada tambahan yaitu banyak tempat wisata alam terbuka seperti pantai, resort yang harganya miring.

Tempat Tinggal Murah

Bagi kalian yang sudah berkeluarga, tinggal di perumahan bisa jadi pilihan, rate rumah tipe 36 dengan dua kamar, garasi, kitchen sink sebulan cuma 850-1 jutaan. Kalau masih single mungkin kosan lebih praktis. Rate kosan pun lebih murah kok, full furnish + ac + Listrik cuma 1,2 jutaan aja.

Makan Murah

Dimana kalian bisa nemu makanan seperti nasi ayam atau padang seharga 8 - 10 ribu?, di batam hampir semua harganya segitu. Saya pun kaget waktu pertamakali makan disini. Dan juga banyak wisata kuliner yang bisa kita kunjungi.

Dekat Dengan Singapore

Wah kalau kalian di pantai, Singapore depan mata lho, kalau tidak pandemi jalan-jalan kesana bisa jadi pilihan, karena naik kapal cuma 30 menit dan biayanya cuma 350 ribuan lah. Siap pasport langsung deh jadi turis. Biar pernah keluar Negeri gitu lho.


Penutup

Demikianlah pengalaman dan sharing informasi mengenai pengalaman bekerja di Glints, sekaligus berbagi gambaran untuk kalian yang berminat atau malah sudah keterima kerja di sini, mungkin ini bisa jadi referensi..

Untuk semua yang saya tulis cukup murah di atas karena saya dulu di Jakarta, jadi betul betul berasa ringan ketika hidup di Batam.

Oh ya kalau kesini boleh lah kita ngobrol ngobrol di Nongsa Digital Park..
See you..

Post a Comment for "Pengalaman Kerja di Glints (Nongsa Digital Park)"