Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Tentu sudah tidak asing dengan kerja praktek (KP), terutama bagi mahasiswa teknik. Biasanya dilaksanakan pada semester 6. Kegiatan ini merupakan bentuk persiapan mahasiswa sebelum masuk ke dunia kerja sesungguhnya.

Kali ini saya akan berbagi tentang keseruan pelaksanaan kerja praktek di Lentera Bumi Nusantra (LBN) yang dapat dikatakan kerja praktek rasa bulan madu. Sebab berbeda dengan kerja praktek di perusahaan pada umumnya. Saya sendiri melaksanakan kerja praktek di PT. Krakatau Steel, bukan di LBN namun saya pernah bergabung dalam keanggotaan tim LBN dan melihat betapa serunya KP yang meraka laksanakan.

Selayang Pandang Lentera Bumi Nusantara

Lentera Bumi Nusantara (LBN) adalah lembaga yang menaungi banyak hal. Seperti riset generator, motor listrik, turbin angin, panel surya, pengolahan produk herbal dan peternakan. Berlokasi di Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam setahun jika diakumulasi LBN dapat menerima hingga ribuan anak muda untuk belajar di sana.

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Lembaga itu didirikan oleh Ricky Elson. Ia adalah teknokrat asal Padang, Sumatera Barat yang belasan tahun bekerja di Jepang dan memiliki berbagai paten tentang teknologi motor listrik. Kembalinya ke Indonesia ketika Dahlan Iskan yang saat itu menjabat menteri BUMN memanggilnya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

Setelah mendapat respon yang kurang sesuai harapan oleh pemerintah Indonesia, akhirnya pengembangan mobil listrik tidak dilanjutkan lagi. Tak lama berlarut dalam kekecewaan, Ricky mendirikan Lentera Angin Nusantara (LAN) yang kini berganti nama dengan Lentera Bumi Nusantara (LBN) untuk terus berbagi kepada anak-anak muda demi membangun negeri yang lebih baik. Seperti kalimat yang sering ia cetuskan “Membangun Diri, Membangun Negeri”.

Apakah Hanya Mahasiswa Teknik yang Bisa ke Sana?

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Kerja Praktek di Lentera Bumi Nusantara memang didominasi oleh mahasiswa teknik, sebab memang bidang utama yang dijalankan lembaga ini adalah mengenai pengembangan motor dan generator listrik permanen magnet. Namun sangat terbuka juga untuk bidang non-teknik. Selain datang untuk keperluan kerja praktek atau penelitian tugas akhir, LBN juga menerima kunjungan untuk berbagai keperluan. Misalnya belajar, bermitra, bergabung dengan anggota atau bahkan hanya berkunjung saja.

Bidang Kerja Praktek yang Dipelajari

Yang paling menarik adalah belajar sistem turbin angin. Sebab sistem pembangkit listrik tenaga angin adalah bentuk implementasi dari generator listrik yang mereka kembangkan dan dapat dilihat langsung wujudnya serta bagaimana mereka beroperasi. Turbin angin yang dijuluki “Penari Langit” mengubah energi kinetik dari hembusan angin menjadi energi listrik. Energi listrik itu digunakan sebagai back-up listrik di ‘padepokan’ itu. Setiap penari langit mampu menghasilkan listrik sebesar 500 Wp yang dapat dicapai ketika puncaknya di kecepatan 12 meter per detik.

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Dari satu sistem turbin angin itu dapat dikaji lebih mendalam berbagai bidang penyusunnya. Seperti teknologi bilah (blade), generator, kontroler, data logger, Battery Management System (BMS) hingga ke konstruksinya. Setiap orang yang datang untuk belajar bebas memilih bidang apa yang akan mereka pelajari. Mahasiswa atau siapapun yang akan belajar di sana membentuk tim sesuai bidang kajian yang dipelajari.

Kegiatan yang Dilakukan

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Manajemen kegiatan ditanamkan pada setiap individu yang hadir di sana, dengan harapan mampu mengoptimalkan waktu. Rutinitas yang wajib dilaksanakan di sana adalah briefing dan evaluasi. Seluruhnya berkumpul di suatu tempat, kadang di dalam ruangan dan tak jarang pula di luar ruangan.

Briefing dilaksanakan setiap jam delapan pagi, dengan menyampaikan agenda harian individu. Setiap orang akan memaparkan rencana harian meskipun hari itu hanya mengagendakan untuk tidur, sebab tidur di sana akan tetap produktif, yaitu sambil membayangkan fluks-fluks magnet atau konsep-konsep apapun. Dengan briefing setiap individu yang masih baru juga akan mengetahui rencana teman-teman yang lainnya, sehingga akan mudah menemukan rekan belajar yang sesuai bidang.

Evaluasi dilaksanakan setiap jam delapan malam, dengan memaparkan capaian dari rencana yang dipaparkan pada briefing. Misal belum tercapai, juga disampaikan apa penyebab belum tercapainya, sehingga hari esok akan menjadi hari yang lebih baik. Di sini semua saling menghargai, jadi tidak khawatir, malu atau takut untuk menyampaikan target dan capaiannya.

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Untuk urusan turbin angin, semua pengembangan berdasarkan pada simulasi di perangkat lunak terlebih dahulu. Dengan begitu akan mendapatkan desain yang optimal sehingga pada prakteknya tidak terlalu banyak trial and error. Berbagai perangkat lunak digunakan sesuai bidang yang dipelajari. Seperti simulasi bilah menggunakan QBlade, motor / generator menggunakan MagNet dan masuh banyak lainnya.

Pembuatan bilah tidak memerlukan teknlogi yang rumit, berbekal alat mekanis seadanya seperti golok dan mesin sugu juga tetap dapat menghasilkan sayap-sayap penari langit ini. Bahan yang digunakan adalah kayu pinus (pinewood) karena ringan tapi cukup kuat. Tak harus dengan kayu pinus, mereka juga berani mencoba menggunakan kayu jenis lain seperti mahoni.

Hamparan pantai yang luas memungkinkan untuk melakukan apa saja. Jenuh setelah seharian berurusan seputar teori-teori sains maka di sore hari adalah waktu yang tepat untuk bermain di pantai. Di sini bebas bermain apa saja, ada yang bermain sepak bola, voli, bermain ombak, jogging, bahkan hanya duduk menatap laut.

Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara

Syarat dan Cara Berkunjung ke LBN

Syarat yang harus dipenuhi adalah niat untuk belajar, diizinkan orang tua dan bersedia hidup sederhana. Tidak ada batasan usia, gelar, pendidikan dan segala kemelekatan lainnya. Untuk berkunjung ke LBN hubungi admin terlebih dahulu, admin dapat dikontak melalui akun instagram @lenterabumi atau ke akun media sosial sang pendiri @rickyelson. Ricky sangat aktif berbagi di akun media sosial instagram dan facebook miliknya, jadi Anda akan dengan mudah untuk menghubunginya.

LBN berada di pesisir pantai selatan, tepatnya di Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Jika menggunakan kendaraan umum dapat menuju kota Tasikmalaya terlebih dahulu. Di terminal bus Indihiang, Kota Tasikmalaya terdapat bus kecil yang melayani trayek ke Desa Ciheras. Yaitu armada bus Sakura dan Budiman, biasanya bus yang segera berangkat ke Ciheras akan parkir (‘ngetamp’) di luar terminal, tepatnya di depan warung pinggir jalan dekat pintu keluar terminal Indihiang. Trayek bus bertuliskan Tasik – Ciheras, jika tak ada label trayek Anda bisa menanyakan ke sopir atau kernet bus mana yang segera berangkat ke Ciheras. Tarifnya saat itu sekitar Rp.40.000,- per orang.

Dengan menempuh perjalanan sekitar 3 hingga 4 jam Anda akan disuguhkan jalanan yang berliku-liku, hingga pada akhir perjalanan akan terlihat hamparan laut. Jika kernet menanyakan tujuan akhir Anda, katakan saja ‘kincir’, sebab sudah sering pengguna bus turun di LBN dengan menyebut ‘kincir’ dan semua kru bus trayek tersebut sudah mengetahui hal itu. Jadi jika sudah sampai di Cipatujah, anda harus segera katakan ke sopir atau kernet untuk berhenti di kincir. Jika tidak, Anda akan lanjut saja ke tujuan akhir yaitu di Terminal Ciheras. Sebenarnya tidak jauh, jalan kaki dari terminal juga bisa, tapi sayang saja karena bus sudah melewati tujuan Anda sebenarnya.

Sumber gambar: lenterabumi

Post a Comment for "Kerja Praktek Rasa Bulan Madu di Lentera Bumi Nusantara"